Selasa, 2009 Mei 26

Gara-gara Game, Matematika Tak Lagi Menakutkan

Siapa bilang matematika adalah pelajaran yang menyeramkan? Dengan bantuan video game, belajar matematika akan menjadi jauh lebih menyenangkan.


Bahkan sebuah kompetisi video game matematika yang bernama MegaBowl digelar di New York. Para pelajar mengikuti kompetisi ini dengan antusias.

Mereka larut dalam dunia game multiplayer yang disebut Dimension M. Di sini mereka berkompetisi dalam tim untuk mengerjakan soal matematika dan adu strategi untuk mengalahkan tim lawan. Matematika di Dimension M mencakup matematika dasar hingga Aljabar II.

"Mainkan game ini, kemudian kamu akan melihat bahwa jawabanmu benar dan mendapatkan poin. Ketika kamu berhasil menang berkat usaha kerasmu, rasanya sungguh luar biasa," ujar seorang peserta kompetisi, seperti dikutip detikINET dari News8austin, Selasa (26/5/2009).

Game ini telah diujicobakan di beberapa wilayah New York City, Dallas dan Fort Lauderdale. Selain mendapat respon positif dari pelajar, guru matematika pun menyambut baik kehadiran game tersebut karena membantu memudahkan siswa dalam memahami pelajaran.

"Kami melihat Florida sukses menerapkan hal ini, nilai matematika para pelajar meningkat pesat. Kami akan menggunakan video game dalam pelajaran matematika, ilmu alam, dan sosial. Kami ingin menciptakan situasi di mana pelajar mampu menguasai apa yang sedang mereka pelajari," tandas Troy Fischer, dari Departemen Pendidikan New York City.

dikutip dari http://www.detikinet.com/read/2009/05/26/113137/1137218/398/berkat-game-matematika-tak-lagi-menakutkan

Read More......

Jumat, 2009 Mei 08

Robot Laba-laba Penjelajah Samudra


Hmi-Saintek: sebuah robot yang ditujukan khusus untuk menjelajah kedalaman lautan diciptakan. Jika sebelumnya mirip dengan ikan, kali ini bentuknya meniru bodi laba-laba dengan 4 lengan yang ditautkan ke tubuh elektroniknya.

Para ilmuwan bakal menerapkan sistem sensor yang ditautkan di robot sehingga bisa melacak berbagai hal di samudera, misalnya mendeteksi kerusakan di fasilitas penggali minyak dasar laut.

Fasilitas penggali sumber minyak di dasar lautan memang didesain kuat dan tahan lama, namun tentunya juga sering mengalami kerusakan. Nah, di sinilah nantinya si robot bakal memainkan peran untuk mengidentifikasi kerusakan yang terjadi.

Robot ini dikembangkan di Fraunhofer Institute yang berbasis di Bremen, Jerman. Marcus Maiwald selaku Project Manager menerangkan bahwa jika si robot menemui rintangan, ia juga bisa menghindarinya secara mandiri.

Kami kutip dari detiknet.com

Read More......

Rabu, 2009 Mei 06

Beasiswa Pascasarjana Pemerintah Australia 2009

hmi-saintek: Australia dan Indonesia hari ini terus memperkuat komitmennya untuk mengembangkan sumber daya manusia dan pertumbuhan di Indonesia melalui program Australian Development Scholarships.

Pemerintah Australia dan Indonesia hari ini memperkuat komitmen tersebut dengan menandatangani kesepakatan program beasiswa untuk tahun 2009-2012.

Program senilai AUD$40 juta (Rp300 trillion) ini menawarkan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi pasca sarjana di universitas-universitas Australia di bidang-bidang studi yang penting bagi pembangunan ekonomi, sosial dan masyarakat Indonesia.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer mengatakan program beasiswa memperkuat sumber daya manusia dan memberikan kontribusi kepada kebutuhan permbangunan jangka panjang Indonesia dalam upaya mendukung pertumbuhan dan stabilitas yang lebih baik di kawasan.

"Program Australian Development Scholarships merupakan contoh komitmen jangka panjang Pemerintah Australia terhadap pembangunan Indonesia," ujar Bill Farmer.

"Australia dan Indonesia bekerja dalam kemitraan untuk membangun sumber daya manusia Indonesia dan menciptakan hubungan persaudaraan yang lebih kuat antar kedua negara."

Australia menyediakan 300 beasiswa pasca sarjana setiap tahun untuk masyarakat Indonesia, tidak hanya untuk mendapatkan gelar pasca sarjana tetapi juga pengalaman kehidupan di Australia dan berbagi kebudayaan Indonesia dengan Australia.

Pendaftaran untuk tahun 2010 akan dibuka tanggal 15 Juni 2009. Informasi lebih lanjut bisa dilihat di www.australianscholarships.gov.au

Read More......

Selasa, 2009 Mei 05

Penerimaan Mahasiswa Baru / PMB UIN Malang 2009



Hmi-saintek: Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana (S-1) dan Diploma-3 (D-3) UIN Malang Tahun Akademik 2009/2010 dilaksanakan melalui 5 (lima) jalur :

1. Jalur PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan)
Adalah seleksi calon mahasiswa baru melalui verifikasi terhadap prestasi akademik (nilai raport) yang dicapai oleh siswa selama di SLTA. Jalur PMDK hanya dapat diikuti oleh siswa yang sedang duduk di kelas XII SLTA.

2. Jalur Seleksi Prestasi
Adalah seleksi calon mahasiswa baru UIN Malang melalui prestasi akademik (kejuaraan bidang studi) dan non-akademik (kejuaraan olahraga dan seni) yang dicapai oleh siswa selama di SLTA minimal tingkat kota/ kabupaten. Jalur Seleksi Prestasi dapat diikuti oleh siswa yang sedang duduk di kelas XII atau sudah lulus SLTA.

3. Jalur Seleksi Kemampuan Khusus
Adalah seleksi calon mahasiswa baru melalui kemampuan hafalan Al-Qur’an (minimal 10 Juz). Jalur Seleksi Kemampuan Khusus dapat diikuti oleh siswa yang sedang duduk di kelas XII atau sudah lulus SLTA.

4. Jalur Seleksi Mandiri (d/h reguler)
Adalah seleksi masuk calon Mahasiswa Baru yang diselenggarakan sendiri oleh UIN Malang. Jalur Seleksi Mandiri hanya dapat diikuti oleh lulusan SLTA.

5. Jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
Diselenggarakan bersama-sama dengan PTN lain. Jalur SNMPTN hanya dapat diikuti oleh lulusan SLTA.

Jika anda ingin mendapatkan Brosur berisi keterangan lengkap tentang Jalur Seleksi, Jadwal Kegiatan Penerimaan, Tata Cara Pendaftaran, Persyaratan Yang Diperlukan, Biaya Pendaftaran, Biaya Pendidikan, Beasiswa, dll silahkan Download Di SINI.

sumber : http://pmb.uin-malang.ac.id

Read More......

Rabu, 2009 April 22

Depag akan Mengkaji Pendidikan Pesantren

Hmi-saintek:Usulan Forum Komunikasi Pesantren Mu'adalah (FKPM) mengenai perlunya peraturan menteri (permen) untuk mengatur pondok pesantren mendapat tanggapan positif. Guna membahas pendidikan keagamaan termasuk pesantren, Departemen Agama akan duduk bersama dengan para rektor Universitas Islam Negeri (UIN) serta sejumlah pengurus pesantren.


''Depag akan menggelar diskusi yang akan dihadiri pejabat eselon I Depag, seperti kabalitbang, sekjen, dan irjen bersama beberapa rektor UIN serta pengasuh pesantren untuk membahas pendidikan keagamaan. Hasil diskusi itu akan dijadikan dasar untuk itu (permen),'' ungkap Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Departemen Agama, Prof Muhammad Ali kepada Republika , Selasa (21/4). Rencananya, pertemuan itu bakal digelar pada Jumat (24/4) pekan ini.

Sebelumnya, sejumlah pesantren besar berpengaruh di Indonesia meminta agar Menteri Agama mengeluarkan Peraturan Menteri Agama yang khusus mengatur pendidikan pesantren. Sehingga, pesantren dapat terpisah dari diniyah.

''Pendidikan pesantren tidak sama dengan pendidikan diniyah. Kami harap menteri agama segera mengeluarkan Permen tentang Pesantren Mu'adalah yang terpisah atau berbeda dengan Madrasah Diniyah,'' tutur KH Muhammad Idris Jauhari, pengasuh Pondok Pesantren Al Amien Prenduan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Ahad (19/4).

Kualitas madrasah
Dalam kesempatan yang sama, Prof Ali berharap kualitas madrasah di seluruh Tanah Air terus meningkat. Untuk itu, pihaknya berharap pada Ujian Nasional (UN) 2009, prestasi yang telah dicapai madrasah tidak menurun. ''Raihan prestasi murid, baik yang berasal dari madrasah swasta dan negeri, diharapkan tak mengalami degradasi,'' ujarnya menegaskan.

Pihaknya optimistis, kualitas dan prestasi para siswa madrasah pada UN tahun ini akan meningkat. Sebab, kata dia, para siswa madrasah telah mempersiapkan diri jauh sebelum ujian digelar. Pada tahun ajaran 2007/2008, tingkat kelulusan siswa madrasah ibtidaiyah (MI) mencapai 99,60 persen, madrasah tsanawiyah (MTs) sekitar 94,39 persen, dan madrasah aliyah 89,16 persen. Mata pelajaran yang diujikan meliputi bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika, dan IPA.

Pada tahun ajaran 2008/2009, jumlah siswa yang sedang dan akan mengikuti UN mencapai 1.599.670. Perinciannya, siswa MI mencapai 522.875 orang, tingkat MTs sekitar 776.434, dan MA 300.361 siswa. Menyinggung kemungkinan adanya kecurangan yang dilakukan para guru dalam pelaksanaan UN, Dirjen Pendidikan Islam, Muhammad Ali menegaskan, pihaknya akan menindak tegas terhadap siapa pun yang melanggar aturan.''Kami akan mengambil tindakan tegas, bila ada yang terbukti melakukan kecurangan, sanksinya bisa sampai pemecatan,'' kata Ali menegaskan.

sumber http://republika.co.id/berita/45605/Depag_akan_Kaji_Pendidikan_Pesantren

Read More......

Headlines Sains News

Powered by Wufoo