Terkikis perlahan oleh warna-warna yang bergesekan.
Bercengkrama ku dengan puing-puing kejayaan.
Coba bebayang proyeksi jaman kehijauan.
Buatku terseret mengharu biru.
Berjanji kakana ku padamu.
Kan ku hias kembali dunia ini layaknya dulu.
16.34
HMI Saintek
07.39
HMI Saintek
Haruskah diungkapkan??
Kepada siapa??
Untuk apa??
Mengapa diungkapkan??
Bagaimana cara mengungkapkannya??
Namun…
Siapa yang harus menjawabnya??
Siapa yang harus menyelesaikannya??
Entah…
Sendiri
Sunyi
Hampa
Senyap
Pura-pura ceria
Pura-pura tenang
Pura-pura bisa
Serba pura-pura
Ketidakbisaan membuat kelemahan
Ketidakbisaan membuat tangisan
Ketidakbisaan membuat keterbatasan kemampuan
Sebuah pertanyaan memusingkan
hingga terjerembab dalam hamparan pening yang tak berpenghujung:
“dari mana Tuhan berasal”
sebuah kekuatan yang amat sangat dahsyat…
Kehampaan, kesunyian, dan kegelapan serta berlikunya jalan menuju pada-Nya
adalah sebuah kondisi dimana sepotong jiwa menggila yang karenanya
mengajak berpegang teguh pada kasih-Nya,
percaya dan yakin pada kehendak-Nya,
dan menerima sepenuhnya dengan tulus ikhlas
Hanya manusia yang merasa tak gila, yang menguak teriakan mendamba-Nya guna memberikan hasrat-hasrat menggebu akan dunia yang mengandung kesenangan, kehidupan lahir, nafsu, dan ketamakan yang mengiringi kemanjaan di pundak manusia hingga menggenggam kehidupannya yang menuhankan dunia
Sebagian manusia menguasai hidup
Sebagian lagi dikuasai hidup
Apa yang membuat kedua pernyataan itu berbeda??
Dia kau injak
Dia kau ludahi
Namun tak henti memberi kau makanan dan minuman
Dia…???
The will to do, the soul to dare
Go a head…
Dilianti